ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Bisnis Mulai Menggeliat, Summarecon Bangun Properti Komersial

Selasa , 16 Maret 2021 | 13:30
Bisnis Mulai Menggeliat, Summarecon Bangun Properti Komersial
Executive Director Summarecon Serpong Magdalena Juliati dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/3/2021). (Istimewa)
POPULER

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Emiten properti PT Summarecon Agung Tbk melalui unit usahanya Summarecon Serpong, membangun properti komersial seiring dengan bisnis dan investasi yang mulai menggeliat.

"Saat ini dunia kewirausahaan, bisnis dan investasi tengah tumbuh dengan dinamis dan kami melihat munculnya kebutuhan akan ruang usaha, untuk itu kami meluncurkan Ruko Melody," kata Executive Director Summarecon Serpong Magdalena Juliati dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Magdalena menuturkan, ruko tersebut disesuaikan dengan kebutuhan konsumen dan perkembangan zaman, sekaligus menjadi jawaban untuk wirausahawan yang bergerak di bidang usaha atau brand yang mendukung pemenuhan kebutuhan harian masyarakat, yang dalam masa adaptasi pola hidup baru ini semakin terlihat meningkat signifikan.

Ruko tersebut, lanjutnya, juga berada di lokasi yang potensial yang dekat dengan klaster hunian atau kawasan residensial dengan tingkat huni yang baik yang tentunya sangat menantikan adanya fasilitas usaha dan kesempatan berbisnis.

"Sangat sesuai untuk mengembangkan berbagai jenis usaha, mulai jasa cuci atau laundry, kantin sehat, barbershop, fastfood siap saji, take away cafe, kursus, frozen food store, pet shop, minimarket dan masih banyak lagi," ujar Magdalena.

Penjualan perdana Ruko Melody tersebut disambut antusias oleh para pelaku usaha atau calon konsumen yang berniat membuka usahanya di kawasan Summarecon Serpong.

Ia mengatakan, sebanyak 46 unit ruko komersial senilai total lebih dari Rp100 miliar terjual habis hanya dalam tiga jam melalui penjualan yang dilakukan secara virtual pada 13 Maret 2021.

"Dalam peluncuran kali ini, kami juga memberikan dukungan dan kepedulian terhadap para calon pelaku dan dunia wirausaha, yaitu insentif buka usaha senilai Rp50 juta dan gratis iuran pemeliharaan lingkungan atau IPL selama satu tahun," kata Magdalena.

 

Editor : Farida Denura
KOMENTAR