Kamis, 15 Januari 2026

5 Hal ini Harus Anda Perhatikan Agar Dana Kredit Renovasi Rumah Tepat Sasaran


  • Kamis, 14 Juni 2018 | 18:08
  • | Tips
 5 Hal ini Harus Anda Perhatikan Agar Dana Kredit Renovasi Rumah Tepat Sasaran Agar dana renovasi terkelola dengan baik, pemilik rumah harus memperhatikan beberapa hal. Salah satunya memperhitungkan pemakaian dana darurat. (Foto: kgtremodeling.com)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Perhitungan yang tepat ketika dana pinjaman kredit bank untuk renovasi rumah sudah disetujui, dapat membantu dana tersebut digunakan secara efektif.

Sedang merencanakan untuk merenovasi rumah, namun tak memiliki dana pribadi yang cukup? Tentunya, Anda bisa mengajukan permohonan kredit kepada Bank untuk keperluan memperbaiki kondisi hunian.

Apabila permohonan dana kredit untuk merenovasi rumah yang Anda ajukan di terima oleh Bank, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar dana tersebut dapat dipakai secara efektif dan tepat sasaran. Berikut, Anda simak!

Pencairan dana bertahapKetika pengajuan kredit renovasi rumah disetujui oleh pihak bank, proses pencairan dana pada setiap bank berbeda-beda.

Ada pihak yang langsung memberikan dana 100% tunai. Ada pula yang bertahap berdasarkan fase renovasi, seperti fase pembongkaran dan konstruksi, fase pengerjaan dinding dan atap, dan fase finishing.

Jika Anda mendapatkan dana renovasi secara bertahap, maka aturlah pengeluaran sebaik mungkin. Usahakan mengeluarkan biaya sesuai perencanaan yang telah anda buat.

Perhitungkan jasa arsitekSalah satu syarat dalam mengajukan kredit renovasi rumah adalah adanya dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Agar perhitungannya bisa tepat, anda bisa meminta bantuan kepada arsitek untuk menyiapkan gambar kerja sekaligus menghitung RAB, sehingga perhitungannya lebih tepat dan mudah.

Oleh karena itu, sebaiknya anda juga menyiapkan dana untuk membayar jasa arsitek atau kontraktor.

Perhitungan harga jasa arsitek bervariasi. Ada yang dibayar per meter persegi dan ada pula yang berdasarkan presentase nilai proyek. Biasanya berkisar 5% hingga 10% dari nilai proyek.

Hitung dana daruratAgar dana bisa mencukupi, sebaiknya anda menghitung kebutuhan dana darurat yang mungkin saja terjadi pada saat proses renovasi berlangsung. Seperti kenaikan harga bahan bangunan maupun pengeluaran untuk instalasi listrik dan lain-lain.

Siapkan denda keterlambatanKetika mengajukan kredit kepada bank, itu berarti anda telah paham mengenai cicilan yang harus dibayar tepat waktu. Apabila telat membayar, pihak bank akan memberikan denda sebagai sanksinya.

Umumnya, denda keterlambatan dihitung berdasarkan jumlah hari keterlambatan dikalikan persentase tertentu dari jumlah cicilan bulanan. Sebagai langkah antisipasi, anda juga perlu memperhitungkan dana untuk denda keterlambatan.

Laporan pekerjaan renovasiBeberapa bank akan mencairkan kredit sesuai perkembangan renovasi. Anda perlu membuat laporan secara berkala berkaitan dengan perkembangan pekerjaan renovasi (progress report) untuk diberikan kepada pihak bank. Biasanya, laporan berbentuk berita acara dengan disertai lampiran foto bangunan yang direnovasi sebagaimana dilansir dari rumahhokie.com.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tips Terbaru