Minggu, 03 Mei 2026

Konsep Rumah Sehat Bebas Virus


 Konsep Rumah Sehat Bebas Virus Ilustrasi rumah sehat (Net)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Wabah coronavirus, masih jadi musuh utama bangsa. Segenap lapisan, Pemerintah, lembaga pendidikan, unsur organisasi, maupun pribadi, bergerak serentak menghadapi pandemik Covid-19. Sebagai individu, cara apapun dilakukan untuk bisa menghindari virus mematikan tersebut. Dari bersikap taat pada protokol kesehatan yang diserukan Pemerintah, hingga upaya mandiri terus dilakukan agar tidak terjangkit virus corona ini.

Paling mudah adalah memperhatikan kesebersihan di sekitar kita demi menjaga kesehatan masing-masing. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menciptakan rumah sehat dan bebas dari penyakit. Secara sederhana, pastikan bahwa rumah bebas dari debu. Upaya ini dilakukan dengan mulai menyapu lantai, baik menggunakan sapu ataupun vacuum cleaner untuk membersihkan rumah dari debu-debu. Selain lantai, bersihkan juga furnitur hingga alat elektronik rumah tangga dari debu-debu yang menempel.

Selanjutnya, menggunakan cairan antiseptik ketika membersihkan rumah. Tidak cukup hanya membersihkan debu dengan menyapu, namun akan lebih lebih maka mengepel dengan menggunakan cairan antiseptik juga harus dilakukan. Selain menghilangkan debu, kuman-kuman yang masih menempelpun akan hilang sehingga rumah menjadi lebih bersih.

Dan satu hal lagi yang paling penting adalah, selalu cuci tangan setelah beraktivitas. Saat wabah virus corona kini semakin meluas penyebarannya, maka kita dianjurkan untuk menjaga kebersihan salah satunya adalah rajin mencuci tangan. Meskipun berada di rumah untuk melakukan social distancing, tentu Anda akan melakukan aktivitas-aktivitas yang akan membuat tangan Anda kotor. Mulai dari WFH (bekerja dari rumah), memasak, main game, apalagi ketika Anda harus keluar ke pasar untuk belanja kebutuhan. Siapkan sabun cuci tangan atau hand sanitizer di bagian depan, sehingga setiap ingin masuk ke dalam cuci tangan terlebih dahulu.

Berikutnya, menjaga kelembapan kain agar tetap Kering. Seperti yang diketahui, ketika musim panas, umumnya kondisi rumah akan mengalami tingkat kelembaban yang cukup tinggi meskipun sudah ada ventilasi udara. Jika dibiarkan akan timbul jamur, kutu, kecoa, kuman, hingga virus yang ini akan mempengaruhi kesehatan penghuni rumah. Gangguan kesehatan yang biasa terjadi mulai dari hidung tersumbat, iritasi mata, alergi, dan masalah kesehatan lainnya. Khususnya beberapa alat rumah tangga, seperti kain akan mudah bau dan berjamur. Maka pastikan untuk Anda menjaga kelembapan kain-kain tetap kering. Soal penanganan sampah pun, harus jadi perhatian. Bakteri, kuman dan berbagai hal buruk yang nantinya akan membuat rumah tidak sehat dan bersih sebagian besar berasal dari sampah. Jika Anda ingin rumah menjadi sehat dan bersih, maka jangan biarkan sampah rumah tangga menumpuk di dalam rumah.  Kosongkan semua tempat sampah yang ada di rumah secara rutin, minimal satu sampai dua kali dalam sehari. Jika memang petugas sampah hanya datang dua kali dalam seminggu, maka paling tidak buang seluruh sampah ke tempat sampah di luar rumah sehingga rumah tetap bersih dan jauh dari sumber penyakit.

Nah, bila langkah-langkah sederhana ini telah dijalani, kini fokus kita adalah menciptakan rumah yang sehat sekaligus nyaman bagi keluarga. Beriku adalah hal-hal yang perlu diperhatikan.

1. Material Rumah yang Ramah LingkunganSalah satu material yang ramah lingkungan adalah dinding batu bata. Dinding batu bata setebal 10 cm dapat menahan panas selama 2 jam lebih, sehingga akan mengurangi penggunaan AC di rumah. Tentu Anda tahu penggunaan AC yang berlebihan akan membuat kulit kering. Pemilihan material batu bata kerap ditemukan pada rumah minimalis atau rumah tropis modern. Beberapa material lain yang kerap digunakan di rumah minimalis adalah beton ekspos, besi, dan kayu.

2. Sirkulasi Udara yang Baik dengan Jendela dan Lubang AnginUntuk unsur dekorasi pada rumah minimalis, arsitek kerap menggunakan roster atau lubang angin, wire mesh, dan laser cut. Roster adalah lubang angin yang terbuat dari semen dan pasir yang dicetak. Modelnya sangat beragam. Untuk variasi bentuk, di antara semen berbentuk solid, hadirkan roster berlubang lingkaran. Roster juga bisa menjadi solusi rumah hemat energi karena bisa menyalurkan udara segar ke dalam rumah, sekaligus berestetika tinggi. Wire mesh adalah besi berupa kawat yang dianyam menjadi lembaran atau gulungan. Laset cut adalah teknik pemotongan pada material besi, kaca, kayu, dan masih banyak lagi. Dengan menggunakan komputerisasi, motif pemotongan bisa diatur sesuai selera.

3. Air Purifier untuk Kebersihan UdaraKesegaran dan kebersihan udara adalah hal penting untuk kesehatan, terutama di dalam rumah. Tinggal di kota besar seperti Jakarta tentu akrab dengan masalah polusi udara. Namun, polusi udara ternyata tidak sebatas masalah asap kendaraan maupun asap yang ditimbulkan oleh aktivitas industri. Udara yang tercemar dapat timbul meski tinggal di daerah yang dinilai sejuk dan bebas polusi. Debu rumah, tungau, dan sirkulasi yang buruk dalam ruangan dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya penyakit, terutama infeksi saluran pernafasan atas atau ISPA.

4. Istirahat yang Cukup dengan Desain Kamar Tidur yang NyamanKamar tidur adalah tempat pertama dan terakhir yang kita gunakan sehari-hari untuk beristirahat dan bersiap-siap mengawali aktivitas. Warna dipercayai dapat memancarkan energi yang mempengaruhi mood dan aktivitas manusia. Umumnya, cat kamar tidur berwarna putih dan biru karena kedua warna ini mampu menampilkan suasana yang menenangkan sehingga tidur bisa terasa nyenyak.

5. Dekorasi Rumah yang Menyaring BakteriSiapa yang mengira pajangan kaktus yang terbuat dari karton bergelombang ini dapat berfungsi untuk menyaring bakteri di udara pada lingkungan kita hidup. Debu halus, polusi udara, hingga asap rokok seluruhnya bisa tersaring dengan baik.

6. Cat Dinding yang Bebas Bahan Kimia Dinding adalah elemen desain yang paling dekat dengan penghuni, karena mengelilingi semua ruangan. Penting untuk memilih pelapis cat yang aman dan menjaga kebersihan dinding, terutama yang memiliki anak-anak. Untuk menciptakan rumah yang sehat, pilih cat dinding yang tidak mengandung bahan kimia karena bahaya jika terhirup oleh anak-anak. Mereka umumnya menghabiskan waktu 10-15 jam sehari di rumah. Cat yang aman adalah water based dan mudah dibersihkan.

7. Pencahayaan yang Sehat di Mata dan TubuhApapun ruangannya, pencahayaan yang baik dengan lampu atau sinar matahari itu penting. Selain sebagai penerangan, cahaya matahari yang menyehatkan mampu membantu membunuh kuman-kuman dan bakteri dalam kamar. Fungsi jendela besar yang membentang tinggi bia memberikan kualitas cahaya dan udara yang terbaik jika berada di sisi timur – selatan. Matahari pagi yang baik membawa suasana hangat ke dalam ruangan. Cahaya matahari di tengah hari menjadi penerangan alami sementara sejuknya angin yang bertiup terasa di sore hari. Pemandangan taman hijau juga memberikan kesegaran yang dapat dinikmati dari dalam sebuah rumah. Pada dasarnya pencahayaan lampu yang pas di dalam rumah juga sangat penting untuk kesehatan mata. Di sisi lain, lampu membutuhkan daya listrik. Lampu LED dan smart lighting adalah solusi menghemat listrik yang bijak dan baik.

8. Memasak Makanan Sehat Hidup sehat bisa dimulai sejak pagi hari dengan sarapan yang bergizi. Tidak hanya diperuntukan bagi masyarakat yang sedang diet, makanan sehat bisa dinikmati bagi siapapun dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan. Dapur adalah salah satu area yang utamakan. Begitu banyak peralatan memasak hingga furnitur dapur yang bisa dipadukan. Memasak akan terasa semakin menyenangkan jika menggunakan furnitur dan aksesori yang menarik.

9. Pusat Kebugaran di RumahAda dua tipe pusat kebugaran atau gym di rumah, yaitu ruangan khusus dengan peralatan berat dan sudut ruangan yang bisa multifungsi. Ini semua tergantung luasan area yang Anda miliki. Bagi yang Anda yang tinggal di apartemen, umumnya properti menyediakan area gym, namun terkadang Anda malas ganti baju dan turun ke area gym. Solusinya adalah ruang tamu yang dijadikan tempat yoga atau olahraga ringan. Tipe gym mini ini juga bisa diaplikasikan bagi yang memiliki rumah minimalis dan mungil. Taman juga bisa dijadikan tempat olahraga, karena oksigen yang dikeluarkan oleh tumbuhan sangat baik untuk kesehatan.

10. Nuansa Hijau dengan Tanaman Hias Mempercantik interior rumah kini banyak dilakukan dengan cara memasukkan tanaman ke dalam ruangan. Sebetulnya, metode menyegarkan suasana ruangan seperti ini bukan hal yang baru. Tapi, tidak semua tanaman yang cantik cocok ditempatkan di dalam ruangan. Tanaman yang relatif toleran ditempatkan di dalam ruangan memiliki beberapa kriteria fisik; diantaranya, struktur batang yang lunak, jumlah daun yang cukup banyak, dan ukuran yang relatif pendek, seperti lidah mertua, sirih gading, aglaonema, monstera. 


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Arsitektur Terbaru