Loading
Mau Sukses di Properti? Intip Strategi Ciputra + Insight GMT Institute. (Ilustrasi AI)
DI DUNIA properti, sukses itu bukan soal hoki. Ada proses, ada jatuh bangun, dan yang paling penting: mindset. Salah satu sosok yang bisa jadi panutan adalah Ciputra. Dalam sebuah wawancara, ia pernah bilang bahwa dalam bisnis, badai itu pasti datang. Tapi kabar baiknya—badai juga pasti berlalu.
Dan dari situ, kita bisa mulai belajar: bisnis properti bukan soal siapa paling cepat, tapi siapa paling tahan.
1. Mindset Dulu, Baru Bisnis
Menurut Ciputra, bisnis itu nomor dua. Yang nomor satu adalah nilai hidup dan keyakinan.
Buat kamu yang lagi mulai di dunia properti, ini penting banget. Karena tanpa fondasi mental yang kuat, sedikit masalah saja bisa bikin kamu mundur.
Pegiat Properti Frumens da Gomez juga sering menekankan hal yang sama:
Properti itu bukan sekadar transaksi, tapi perjalanan membangun value jangka panjang.
2. Bisnis Itu Tim Game, Bukan Solo Karier
Ciputra percaya, kesuksesan bukan hasil kerja sendiri. Justru tim—karyawan dan orang kepercayaan—adalah faktor utama.
Artinya:
Kalau kamu mau scale up di properti, kamu harus mulai belajar membangun tim.
Insight dari GMT Institute:
Investor properti yang berkembang bukan yang paling pintar, tapi yang paling bisa berkolaborasi.
3. Strategi 30 Tahun: Upgrade Cara Main
Ciputra membagi perjalanan bisnisnya jadi 3 fase:
Kenapa ini penting?
Karena banyak anak muda stuck di fase pertama: pengen ngontrol semuanya. Padahal kalau mau naik level, kamu harus belajar “melepas” dan percaya tim.
4. Prinsip 4F yang Simpel Tapi Powerful
Ini dia yang super relevan buat generasi sekarang:
Tips dari GMT Institute:
Di properti, koneksi itu sering lebih mahal daripada modal.
5. Jangan Cepat Puas (Ini Bahaya!)
Ciputra bilang: puas itu racun.
Tapi ada satu kondisi kamu boleh puas:
Saat pelanggan puas dan zero complain.
Ini mindset yang bikin bisnis bisa sustain, bukan cuma viral sesaat.
6. Balance Itu Kunci: Profit, SDM, dan Dampak Sosial
Sukses di properti bukan cuma soal uang.
Ciputra menekankan keseimbangan antara:
Properti yang kuat itu bukan cuma menghasilkan, tapi juga memberi dampak.
7. “Ora Et Labora”: Kerja Keras + Doa
Di balik semua strategi, ada satu prinsip sederhana:
Ora et Labora — Bekerja dan berdoa.
Karena pada akhirnya, bisnis bukan cuma soal usaha manusia, tapi juga soal nilai dan keyakinan.
Karena sukses di properti bukan tentang cepat—
tapi tentang konsisten, adaptif, dan terus belajar.