Minggu, 03 Mei 2026

Mengubah Toko Menjadi Rumah Hunian


  • Minggu, 10 Mei 2020 | 13:49
  • | Tips
 Mengubah Toko Menjadi Rumah Hunian Fungsi toko yang juga tempat tinggal (Net)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Strategi penghematan, tampaknya harus dijalankan dimasa sulit ini. Tak terkecuali kiat menciptakan tempat tinggal yang tidak perlu mengeluarkan dana ekstra. Misalnya dengan mengubah toko yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat tinggal. Walaupun belum tentu akan jadi hunian permanen, hal-hal lain perlu menjadi pertimbangan sehingga seluruh anggota keluarga yang menetap di dalamnya, juga merasa nyaman.

Bagi sebagian orang, memiliki rumah yang sekaligus berfungsi sebagai toko (toko di lantai 1 dan rumah hunian di lantai 2) merupakan hal yang wajar. Untuk pemilik bisnis, hal tersebut bisa menjadi cara yang sempurna untuk memampatkan waktu perjalanan dari satu jam menjadi satu menit. Tetapi untuk pembeli rumah lainnya, hidup di atas toko bisa jadi cara yang menarik untuk menyerap gaya hidup perkotaan. Namun, ada beberapa faktor kunci yang perlu dipertimbangkan ketika mencari toko dijual untuk mengubah fungsi toko menjadi toko sekaligus rumah.

1. LokasiPeriksa lokasi toko incaran anda. Pastikan jangan sampai berada ditengah-tengah zona komersial yang sibuk. Pastikan lokasinya tidak penuh sesak pada malam hari dan tidak terlalu berisik pada malam hari. Pembeli rumah juga harus memeriksa zonasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan rencana mereka tidak akan mengalami kemunduran. 2. Fungsi gandaPembeli harus jelas dalam menentukan langkah sedari awal apakah mereka akan mempertahankan lantai 1 untuk toko yang disewakan atau mengkonversi seluruh bangunan menjadi rumah. Mempertahankan lantai dasar dengan menyewakannya untuk menjadi toko berpotensi menghasilkan penghasilan tambahan. 3. Buat rencanaBanyak toko-toko yang lebih tua dan sempit dengan lebar tidak lebih dari enam meter sehingga sangat disarankan untuk tidak terlalu banyak memiliki dinding pemisah di bagian dalam rumah. Anda bisa mengubahnya menjadi ruang terbuka antara ruang tamu, ruang makan, dan dapur untuk memberikan keleluasaan bergerak kepada seluruh keluarga. 4. Jadilah kreatifUntuk memaksimalkan ruang dan cahaya, anda bisa menggunakan kaca buram di daerah kamar mandi atau ruang kerja. Selidiki bisakah anda membuat tempat penyimpanan di bawah tempat tidur seperti membuat laci atau kotak penyimpanan di bawahnya. Hal ini akan memungkinkan anda menjejalkan banyak barang yang tidak terllau anda butuhkan. 5. Buat ruangan yang penuh dengan cahayaBanyak toko-toko yang terkesan suram karena penggunaan cahaya yang tidak tepat. Untuk itu, sangat direkomendasikan untuk menggunakan atap kaca di lantai 2 dan kaca pemisah yang bisa menghantarkan cahaya masuk ke dalam ruangan dengan maksimal. 6. Kamar tidurBanyak toko yang terletak di antara jalan-jalan yang sibuk, jadi pertimbangkan apakah lantai anda dapat menampung kamar tidur ke arah belakang. Ini untuk mengurangi kebisingan di malam hari dan memberikan privasi yang lebih besar. 7. Tentukan dimana zona kehidupan andaSeringkali tempat terbaik untuk zona kehidupan seseorang yang berada di lantai atas adalah ke arah depan dimana jendela lantai atas menghadap jalan. Mengorientasikan ruang hidup anda ke arah depan adalah cara yang bagus untuk mencocokkan bagian bising rumah dengan suara bising properti.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tips Terbaru