Jumat, 05 Desember 2025

Prabowo Resmikan Akad Massal 26 Ribu Rumah Subsidi, Targetkan 3 Juta Hunian untuk Rakyat


  • Senin, 29 September 2025 | 21:00
  • | News
 Prabowo Resmikan Akad Massal 26 Ribu Rumah Subsidi, Targetkan 3 Juta Hunian untuk Rakyat Presiden RI Prabowo Subianto (tiga kiri) menekan sirene meresmikan akad massal 26 ribu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci di Perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025). (ANTARA/Fathur Rochman)

JAKARTA, PROPERTI.ARAHKITA.COM – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan akad massal 26 ribu rumah subsidi melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Acara ini sekaligus menandai serah terima kunci secara simbolis di Perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025).

Dengan menekan tombol sirene, Presiden Prabowo didampingi oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta perwakilan penerima manfaat. Momen tersebut menjadi langkah penting dalam upaya penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sebagai simbol, Prabowo juga menyerahkan langsung kunci rumah subsidi kepada 10 penerima manfaat dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari asisten rumah tangga, tuna netra, tukang becak, perawat, guru, petani, hingga anggota TNI dan Polri.

Perumahan Jadi Motor Ekonomi

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan perumahan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Perumahan sangat penting. Selain memenuhi kebutuhan rakyat, khususnya yang berpenghasilan rendah, sektor ini juga menjadi motor pembangunan ekonomi,” ujar Prabowo.

Ia menyampaikan, pemerintah menargetkan pembangunan 3 juta rumah untuk rakyat. Target ini disebutnya sejalan dengan semangat Bung Karno untuk “menggantungkan cita-cita setinggi langit,” agar bangsa terus terdorong bekerja keras demi kesejahteraan rakyat.

Pemimpin Harus Berani Menghadapi Tantangan

Prabowo menekankan bahwa pemimpin yang transformatif harus berani menghadapi kesulitan dan tidak takut mengoreksi diri.

“Kita tidak boleh menyerah pada hambatan. Kekurangan kita harus diakui, tapi justru itulah yang mendorong kita bekerja lebih keras,” tegasnya dikutip Antara.

Akad Massal Terbesar Sepanjang Sejarah

Kegiatan akad massal ini diselenggarakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama BP Tapera serta berbagai pemangku kepentingan. Acara tersebut tercatat sebagai akad massal rumah subsidi terbesar sepanjang sejarah, dengan jumlah yang melonjak dari 220.000 unit menjadi 350.000 unit.

Sebanyak 25.000 unit rumah dialokasikan bagi MBR debitur KPR FLPP. Dari jumlah tersebut, 200 penerima hadir secara langsung di Bogor, sementara 24.800 lainnya mengikuti secara daring dari 90 lokasi perumahan di 30 provinsi.

Program ini juga memberikan berbagai kemudahan, termasuk pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

Dukungan Penuh dari Kabinet

Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Hadir pula Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari.

Dengan peresmian ini, pemerintah menegaskan komitmennya menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan untuk rakyat Indonesia.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru