Loading
Ilustrasi - Perumahan elit di Bali. (Lamudi.com)
JAKARTA, PROPERTI.ARAHKITA.COM - Di tengah pergerakan harga rumah seken nasional yang cenderung stagnan, sejumlah kota justru masih mencatat pertumbuhan dan dinilai tetap prospektif bagi investor maupun pembeli rumah kedua. Berdasarkan Flash Report Rumah123, Denpasar, Medan, dan Bekasi menjadi tiga kota yang menunjukkan kinerja relatif lebih baik dibanding rata-rata nasional.
Rumah123 mencatat, secara nasional laju kenaikan harga rumah berada pada level terbatas akibat sikap wait and see konsumen, penyesuaian daya beli, serta kehati-hatian pengembang. Namun, data menunjukkan tidak semua kota mengalami tekanan yang sama.
Denpasar masih ditopang oleh pemulihan sektor pariwisata dan tingginya permintaan hunian di segmen menengah hingga atas. Rumah seken di Denpasar tercatat terus mengalami kenaikan tahunan, didorong minat investor terhadap properti yang berpotensi disewakan, terutama untuk pasar wisatawan domestik dan mancanegara.
Sementara itu, Medan menunjukkan tren penguatan pasar yang stabil. Kota ini dinilai memiliki basis permintaan lokal yang kuat serta harga properti yang relatif lebih terjangkau dibanding kota besar di Pulau Jawa. Kondisi tersebut menjadikan Medan menarik bagi investor yang mengincar pertumbuhan jangka menengah dengan risiko yang lebih terukur.
Adapun Bekasi masih mendapat dorongan dari pengembangan infrastruktur dan konektivitas dengan Jakarta. Efek lanjutan proyek transportasi publik dan kawasan industri membuat permintaan hunian, khususnya untuk kebutuhan komuter dan investasi sewa, tetap terjaga.
Rumah123 menilai, di tengah kondisi pasar nasional yang melambat, investor perlu lebih selektif dengan fokus pada kota-kota yang memiliki katalis pertumbuhan jelas, seperti pariwisata, infrastruktur, dan pusat ekonomi regional. Strategi ini dinilai lebih relevan dibanding mengandalkan tren kenaikan harga nasional semata.
Baca juga:
Investasi Properti Mewah Menguntungkan