Rabu, 14 Januari 2026

Ruang Belajar yang Nyaman bagi Anak


  • Selasa, 31 Maret 2020 | 12:38
  • | Tips
 Ruang Belajar yang Nyaman bagi Anak Salah satu ruang belajar untuk anak. (Net)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Selama menjalani masa ‘homescholing’ alias belajar dari rumah, terkadang anak mengalami kejenuhan. Sementara tugas-tugas sekolah yang menjadi PR, harus diselesaikan. Inilah saatnya bagi orangtua untuk mendampingi buat hati.

Namun tidak hanya bimbingan fisik dalam belajar, ruangan bagi mereka untuk mengerjakan tugas sekolah pun, perlu mendapat perhatian dari orangtua. Ruangan ini biasanya berada di dalam kamar tidur anak. Sehingga yang diperlukan sebagai dasar penataan adalah meja dan kursi yang perlu ditata dengan baik. Meski tak jarang pula ada sebagian anak-anak atau remaja yang lebih suka belajar di atas tempat tidur atau di sofa.

Dua cara ini memang sangat bergantung pada minat dan kesukaan anak. Apakah lebih menggemari belajar menggunakan meja, kursi, plus lampu belajar yang memadai atau merilekskan badan di lantai dengan ditemani bantal sebagai penyanggah.Berikut ini rangkaian ide dari IKEA, agar anak tetap nyaman belajar bahkan bisa meningkatkan produktivitas mereka. Khususnya selama masa ‘karantina mandiri’ di rumah.

Cari lokasi yang tepatTerapkan prinsip real estat ini ke rumah sendiri untuk area pekerjaan rumah yang lebih sukses. Orangtua tentu tidak ingin meletakkan meja anak-anak kecil di ujung seberang rumah yang mengakibatkan mereka bolak-balik sambil mengambil peralatan mereka.Walaupun kenyataannya anak suka bergerak, namun kamu juga harus memperhatikan tempat mereka agar memudahkan. Pikirkan pula tipe kepribadian mereka ketika memilih tempat untuk zona belajar.

Ciptakan kenyamananBuat ruang yang akan mereka sukai untuk menghabiskan waktu dan mereka lebih mungkin menggunakannya - dan benar-benar menyelesaikan pekerjaan rumah di sana. Misalnya, dengan memastikan pencahayaan selama mereka belajar. Atau sekedar menambahkan agar mereka bisa lebih nyaman. Biarkan mereka mengisi ruang dengan hal-hal yang mereka sukai, dari seni dan poster hingga buku-buku favorit mereka. Anak-anak  mungkin tidak menganggap pekerjaan rumah sangat keren. Jika orangtua dapat menciptakan ruang keren di mana mereka dapat mengerjakannya, hal itu akan membantu mereka untuk tetap mengerjakan kewajiban mereka.

Kembangkan ruang untuk jam dan kalenderSangat penting untuk memberikan ruang bagi jam dan kalender yang besar. Jika usia anak-anak cukup besar, dorong mereka untuk mengisi kalender mereka dengan serangkaian agenda yang berisi acara, tanggal jatuh tempo, dan tes/ujian yang akan datang. Dengan turut memperhatikan aktivitas anak, membantu mereka tetap termotivasi dan tetap mengingat jadwal mereka. Jam di area pekerjaan rumah adalah kunci untuk anak-anak agar lebih mudah yang mengatur waktu mengerjakan PR yang diberikan.

Jangan lupakan penyimpanan kertas dan peralatan lainnyaSama seperti orangtua yang bekerja, anak-anak juga memiliki banyak kertas di ruang belajarnya. Biasanya kertas-kertas ini menjadi penyebab ruang belajar terlihat tidak rapi atau berantakan. Mungkin hal ini tidak bisa dihindari, tetapi orangtua dapat membantu anak-anak menerapkan sistem yang mempermudah  mereka untuk menyimpannya. Ajarkan mereka untuk mengatur ruang belajar, salah satunya dengan tempat menata atau menyimpan kertas-kertas itu secara rapi.

Buat lebih bersemangat dengan galeriPenataan yang rapi, umumnya menciptakan mood yang positif. Sebaliknya, bila ruang terlihat berantakan, mata pun ‘lelah’ menatap. Maka supaya terlihat sedap dipandang mata, baik pula bila ruang belajar anak juga ditambahkan fitur area galeri. Gunakan ini untuk memajang karya seni, penghargaan, foto-foto asyik dari sekolah dan rapor yang bagus. Anak-anak jadi termotivasi ketike melihatnya. Bahkan pengingat visual hasil positif pekerjaan sekolah dapat membantu mereka tetap  produktif.

Sediakan tempat sampahManusia yang lebih muda cenderung "hanya membuang barang" di suatu tempat. Karenanya perlu disediakan tempat sampah di ruang belajar ini. Selain membuat ruang belajar tetap bersih, juga bisa membuat anak lebih disiplin.


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tips Terbaru