Kamis, 15 Januari 2026

Cari Tempat Tinggal di Jakarta? Hunian Vertikal Makin Jadi Pilihan


  • Minggu, 07 Desember 2025 | 19:00
  • | Hunian
 Cari Tempat Tinggal di Jakarta? Hunian Vertikal Makin Jadi Pilihan Rusun untuk Warga Kampung Pulo (Foto: Okezone)

JAKARTA, PROPERTI.ARAHKITA.COM - Kebutuhan rumah di Jakarta terus meningkat, sementara lahannya terus menyempit. Hunian vertikal pun makin dilirik sebagai solusi masa depan. Kondisi ini membuat hunian vertikal menjadi salah satu solusi paling realistis untuk menjawab backlog perumahan di Ibu Kota.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Bun Joi Phiau, menyebut bahwa defisit rumah di Jakarta masih cukup besar. Mengacu pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS, Jakarta tercatat memiliki backlog perumahan hingga 1,38 juta unit.

Menurut Bun Joi, pembangunan berbasis hunian vertikal perlu terus digencarkan mengingat keterbatasan lahan terbuka di wilayah Jakarta.

“Dengan penduduk yang semakin banyak dan lahan yang semakin sempit, pembangunan hunian vertikal ke depan adalah sebuah keniscayaan,” ujarnya.

Konsolidasi Tanah Vertikal (KTV) Jadi Gagasan Baru

Salah satu gagasan yang diusulkan Bun Joi adalah Konsolidasi Tanah Vertikal (KTV), yaitu penggabungan lahan milik warga di kawasan padat untuk dikembangkan menjadi hunian bertingkat.

“Tanah warga dapat disatukan dan dibangun menjadi hunian vertikal, tidak hanya untuk pemilik lahan awal, tetapi juga berpotensi menampung warga lain yang ingin pindah ke kawasan tersebut,” jelasnya.

Konsep ini dinilai dapat membantu menata permukiman padat sekaligus menyediakan hunian yang lebih layak dan terstruktur bagi masyarakat.

Tantangan Hunian Layak dan Program Bedah Rumah

Selain persoalan backlog, Bun Joi juga menyoroti minimnya anggaran daerah untuk membantu warga miskin mendapatkan rumah layak huni.

“Pemprov DKI seharusnya mampu menyediakan hunian yang layak bagi warganya. Namun kenyataannya, anggaran untuk program bedah rumah pun tidak tersedia. Ini tentu memprihatinkan,” katanya dikutip Antara.

Menurutnya, upaya menyediakan rumah layak harus berjalan seiring dengan pembangunan hunian vertikal agar pemerataan kualitas hidup warga Jakarta bisa tercapai.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hunian Terbaru