Loading
Ilustrasi - Rumah siap huni dijual seharga Rp600, berlokasi di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul Yogyakarta. (Foto: Dok. jogjaproperty.com)
JAKARTA, PROPERTI.ARAHKITA.COM - Surakarta dan Yogyakarta mencatat lonjakan median harga rumah tertinggi di Indonesia pada Oktober 2025, berdasarkan laporan Flash Report November 2025 yang dirilis oleh Rumah123.com. Kenaikan paling menonjol terjadi pada segmen rumah berukuran kecil dan rumah mewah.
Surakarta Pimpin Kenaikan untuk Rumah Kecil dan Menengah
Di kategori rumah berukuran kecil ≤60 m², Surakarta mencatat kenaikan median harga tahunan paling tinggi secara nasional, yakni 38% YoY dengan median harga mencapai Rp610 juta.
Kenaikan signifikan lainnya terjadi pada segmen rumah berukuran 61–90 m², yang juga naik 20% YoY dengan median harga Rp750 juta.
Kondisi ini menunjukkan permintaan kuat pada rumah kompak—umumnya diburu oleh pembeli rumah pertama, keluarga muda, dan pembeli yang membutuhkan hunian terjangkau di pusat kota.
Yogyakarta Kuasai Segmen Rumah Besar dan Mewah
Sementara itu, Yogyakarta mendominasi kenaikan harga pada segmen rumah berukuran besar. Laporan Rumah123.com mencatat:
Kenaikan tajam di segmen rumah mewah menunjukkan adanya pasar yang tetap kuat untuk hunian premium, didorong oleh investor dan pembeli luar daerah yang melihat Yogyakarta sebagai kota dengan nilai pertumbuhan jangka panjang.
Kenaikan Median Harga Terkonsentrasi di Dua Kota
Rumah123.com dalam laporannya menegaskan bahwa lonjakan tertinggi hanya terpusat di dua kota: Yogyakarta dan Surakarta. Keduanya mencatatkan pertumbuhan median harga tertinggi untuk berbagai segmen luas bangunan, baik rumah kecil maupun rumah besar.
Peningkatan ini memperkuat posisi dua kota tersebut sebagai pasar hunian yang kompetitif, dengan permintaan yang terus menguat sepanjang 2025.
Seluruh data dalam artikel ini berasal dari Flash Report November 2025 yang dirilis oleh Rumah123.com, menggunakan basis listing aktif Rumah123 dan 99.co serta perhitungan median harga tiap kategori luas bangunan.