Rabu, 14 Januari 2026

Wanita Lebih Mantap Berinvestasi Properti, Dibanding Pria


  • Kamis, 20 September 2018 | 17:11
  • | News
 Wanita Lebih Mantap Berinvestasi Properti, Dibanding Pria Wanita dianggap lebih mantap berinvestasi properti ketimbang pria (Net)

SEBUAH penelitian terbaru yang dilakukan situs fool.co.uk di Inggris, menyebutkan bahwa 81 persen wanita lebih mantap memutuskan untuk berinvestasi properti, meski bisnis perumahan belum stabil. Berbeda dengan kaum pria, yang hanya 20 persen saja berani menjajal peruntungannya di dunia properti.

David Kuo, Kepala Keuangan di situs tersebut mengatakan, tidak ada yang ingin menghamburkan uangnya, terutama membeli sesuatu yang mahal seperti rumah. "Tapi mempertimbangkan untuk menaruh uangnya di pasar properti, kaum wanita lebih unggul dalam melakukan transaksi ini," ungkap David. Hal itu, lantaran wanita telaten dalam mempelajari literasi seputar jual-beli rumah. Cara sederhana, namun membantu perempuan untuk menentukan keputusan tepat dalam berinvestasi properti.

Pernyataan ini pun didukung laporan Daily Nation, dalam tulisannya berjudul "Ketika Pria Hidup untuk Saat Ini, Wanita Menyicil Rumah" Bila kaum pria memiliki sejumlah besar uang, jarang mempertimbangkan investasi properti. Berbeda dengan wanita yang dengan telaten mengumpulkan uang--meskipun dalam jumlah kecil--untuk membeli rumah. "Tampaknya wanita jaman kini, tidak hanya mau duduk manis menunggu seorang pria untuk membangun rumah mereka," tulis situs tersebut.

Pakar Investasi Properti, Pete Wargent dan Michael Yardney's mengungkap ada lima alasan mengapa wanta bisa menjadi investor properti yang lebih baik daripada pria.

Pertama, Terlalu percaya diri. Kaum pria dipandang terlalu percaya diri menilai kemampuannya dalam hal investasi. Hal ini dapat menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak perlu, bahkan kadang tidak optimal. Kedua, Overtrading. Melakukan investasi jual-beli yang terlalu sering, dapat mempengaruhi imbal hasil, dengan menghasilkan biaya transaksi dan pajak. Wanita cenderung berdagang lebih jarang daripada pria dan sering menghabiskan lebih banyak waktu untuk meneliti investasi sebelum melakukan mengeluarkan modal.

Selanjutnya, poin ketiga, Mencari saran. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita cenderung lebih bersedia untuk mencari saran investasi daripada pria. Hal ini terkait dengan poin sebelumnya karena terlalu percaya diri. Keempat, Rasionalitas. Pria memiliki kecenderungan yang tidak menguntungkan, misalnya bereaksi lebih emosional terhadap investasi. Padahal, investor terbaik seharusnya memperlakukan investasi sebagai bisnis yang diperlakukan tanpa emosi daripada menjadi terlalu bersemangat tanpa pertimbangan matang.

Dan terahir, Mencari hasil yang lebih rendah. Wanita cenderung mengharapkan hasil yang lebih rendah daripada pria dan ini bisa menghasilkan keputusan yang lebih masuk akal. Pria mengharapkan hasil yang lebih cepat, padahal ini bisa menghancurkan usaha mereka sendiri.


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru