Minggu, 16 Juni 2024

Rancangan Interior Kamar, Sesuaikan dengan Tumbuh-Kembang Anak


 Rancangan Interior Kamar, Sesuaikan dengan Tumbuh-Kembang Anak IKEA sarankan rancangan interior kamar, sesuaikan dengan tumbuh-kembang anak. (Dok. IKEA)

JAKARTA, PROPERTI. ARAHKITA.COM -  Peritel perlengkapan rumah tangga asal Swedia IKEA menunjukkan bahwa rancangan interior atau tatanan perabot (meja, kursi dan sebagainya) di dalam kamar bisa disesuaikan dengan tumbuh-kembang anak untuk mendukung fase baru pertumbuhan mereka.

"Ketika anak-anak tumbuh besar, furnitur di kamar mereka juga ikut tumbuh bersama mereka. Karena dari meja belajar maupun kursi bisa disetel sesuai dengan ketinggian atau postur dari si anak," kata Manajer Desain Interior IKEA Mal Taman Anggrek Dimas Haryo saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Menurut Dimas, kursi dan meja yang nyaman dan sesuai postur tubuh anak dapat mengurangi kadar kelelahan dan meningkatkan konsentrasi.

Jika memungkinkan, kata dia, ajak anak untuk memilih furnitur yang ingin dibeli untuk menambahkan persepsi milik pribadi pada barang di dalam kamar anak nanti.

"Bisa juga dengan menambah area personalisasi, misalnya papan pasak untuk menaruh gambar terbaik anak kalau mereka memang suka menggambar, supaya anak juga punya rasa memiliki area ini," kata Dimas dikutip Antara.

Kembangkan kreativitas mereka dengan alat yang mudah dijangkau saat ide mulai bermunculan, mulai dari buku catatan berwarna yang mudah dikenali ketika anak perlu mengingat kembali ide-ide mereka sebelumnya.

Kreativitas anak juga bisa dipacu dengan memajang lampu meja pilihan mereka. Dimas mengatakan fungsi lampu meja mungkin terdengar sepele, tapi itu penting.

Karena dengan lampu, anak akan lebih nyaman belajar dan aman untuk matanya karena meja menjadi lebih terang.

Menurut Dimas, memasang pelindung di sudut-sudut lancip seperti ujung meja juga penting untuk mengurangi risiko ketika terjadi benturan.

Lalu colokan listrik yang terbuka, menurut dia, orang tua perlu juga menyiapkan pengaman stop kontak atau boks untuk menyimpan colokan agar colokan terhindar dari sentuhan anak secara sembarangan.

Dimas juga menganjurkan untuk kamar anak memiliki ruang penyimpanan yang cukup untuk buku, alat tulis, dan perlengkapan belajar lainnya.

Saat anak sedang tidak sibuk mengerjakan jadwal aktivitasnya, bantu mereka membangun rasa bangga ketika berhasil menata barang-barangnya dengan rapi dalam laci penyimpanannya. Karena itu keberadaan ruang penyimpanan menjadi penting sebagai suatu edukasi kemandirian.

Terkait pewarnaan kamar, menurut Dimas, sebaiknya mempergunakan warna-warna yang cerah untuk meningkatkan fokus belajar dan menghindari gangguan yang tidak perlu saat belajar.

Untuk anak yang terbiasa hidup dengan perkembangan teknologi, orang tua pun bisa mengakomodasi kebutuhan untuk melakukan banyak hal dengan mendekatkan jangkauan perangkat yang membantu mereka bersosialisasi, mengerjakan pekerjaan rumah, atau memainkan permainan kompetitif.

Berikan ruang untuk tablet favorit atau gawai lainnya dengan dudukan tablet multifungsi, yang bisa juga untuk menggantungkan headset.

Lalu untuk kursinya juga, saat ini ada yang versi lebih ergonomis dengan bahan kulit serat sintetis, poliuretan (PU).

"Siapa tahu nanti anak-anak mungkin bercita-cita menjadi atlet e-sport. Dengan menyiapkan perabotan sesuai dengan fungsi tersebut, kita jadi bisa mendukung cita-cita mereka," kata Dimas.

 

 

 

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Interior Terbaru