Rabu, 14 Januari 2026

BTN Targetkan 10.000 Rumah Rendah Emisi di 2025, Dukung Ekonomi Hijau Indonesia


  • Rabu, 04 Juni 2025 | 18:30
  • | News
 BTN Targetkan 10.000 Rumah Rendah Emisi di 2025, Dukung Ekonomi Hijau Indonesia Dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto tentang ekonomi hijau, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan dengan menargetkan 10.000 unit rumah rendah emisi pada 2025. (ANTARA/HO-BTN)

JAKARTA, PROPERTI.ARAHKITA.COM - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menargetkan pembangunan 10.000 unit rumah rendah emisi pada tahun 2025. Inisiatif ini menjadi bagian dari dukungan BTN terhadap visi ekonomi hijau yang digaungkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam upaya mendukung program tersebut, BTN aktif menjembatani kolaborasi antara pelaku UMKM penyedia material ramah lingkungan dengan para pengembang perumahan nasional. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat penggunaan material berkelanjutan dalam sektor properti tanah air.

“Langkah ini merupakan kontribusi nyata BTN terhadap agenda ekonomi hijau Presiden Prabowo, khususnya di sektor perumahan. Target 10.000 rumah rendah emisi tahun ini menjadi fondasi penting untuk mendorong transformasi hijau di Indonesia,” ujar Setiyo Wibowo, Direktur Manajemen Risiko BTN, di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Program ini menjadi bagian dari roadmap BTN menuju pembangunan 150.000 rumah rendah emisi (RRE) hingga tahun 2029. BTN juga mencanangkan penggunaan minimal 15% material ramah lingkungan pada setiap unit rumah yang dibangun mulai 2025.

BTN Dukung Target Net Zero Emission 2060

Setiyo menegaskan, program rumah rendah emisi ini adalah langkah strategis BTN dalam mendukung target nasional untuk menekan pemanasan global dan mencapai net zero emission pada 2060. Perubahan iklim yang mengakibatkan cuaca ekstrem, kenaikan permukaan laut, hingga terganggunya rantai pasok pangan, menjadi alasan mendesak untuk segera bertindak.

“Sebagai institusi keuangan yang berperan sebagai enabler ekonomi, BTN ingin berkontribusi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui sektor perumahan yang lebih hijau,” jelas Setiyo.

1.367 Unit Rumah Hijau Dibangun pada 2024

Hingga akhir 2024, BTN telah bekerja sama dengan delapan pengembang untuk membangun 1.367 unit rumah yang menggunakan 10% material ramah lingkungan. Kolaborasi ini menjadi awal yang menjanjikan menuju ekosistem perumahan berkelanjutan.

Jika target pembangunan 150.000 rumah rendah emisi tercapai, BTN memperkirakan akan terjadi pengurangan lebih dari 2,2 juta kilogram limbah plastik—setara dengan 1,3 miliar bungkus mi instan. Selain itu, potensi penurunan emisi karbon mencapai 2.425 ton, setara dengan penanaman 110.000 pohon.

“BTN tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian yang terjangkau dan layak, tetapi juga berperan aktif mendorong gaya hidup rendah emisi dan masa depan yang berkelanjutan,” tutup Setiyo dikutip dari Antara.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru