Rabu, 14 Januari 2026

Yogyakarta Jadi Kota dengan Kenaikan Harga Rumah Tahunan Tertinggi, Capai 5,4% di Oktober 2025


  • Jumat, 14 November 2025 | 19:30
  • | News
 Yogyakarta Jadi Kota dengan Kenaikan Harga Rumah Tahunan Tertinggi, Capai 5,4% di Oktober 2025 Ilustrasi - Pilihan rumah tinggal di Yogyakarta. (jogjaproperti.net)

JAKARTA, PROPERTI.ARAHKITA.COM -  Yogyakarta mencatatkan kenaikan harga rumah tahunan tertinggi di Indonesia pada Oktober 2025 dengan pertumbuhan mencapai 5,4% year-on-year (YoY). Data ini merujuk pada laporan Flash Report November 2025 yang dirilis oleh Rumah123.com, bagian dari 99 Group Indonesia.

Dalam laporan tersebut, Yogyakarta menempati posisi teratas dari 13 kota yang dipantau, mengungguli kota-kota besar lain yang sebagian besar mengalami perlambatan harga sepanjang tahun ini.

Konsisten Menguat Sejak Akhir 2024Rumah123.com mencatat bahwa pertumbuhan harga rumah di Yogyakarta telah menunjukkan tren penguatan sejak Oktober 2024, dengan rentang kenaikan signifikan antara 3,8% hingga 10,9% sepanjang periode Oktober 2024–Mei 2025.

Kenaikan ini dinilai sebagai hasil dari permintaan hunian yang terus meningkat, termasuk dari pembeli luar daerah, pasar investasi, hingga tren hunian urban di pusat kota dan kawasan pendidikan.

Denpasar dan Makassar Menyusul di Peringkat BerikutnyaSetelah Yogyakarta, Denpasar mencatatkan pertumbuhan harga tahunan 4,1%, sementara Makassar berada di posisi ketiga dengan 3,5% YoY.

Makassar mencatat pemulihan harga setelah sempat mengalami kontraksi di Agustus dan September 2025, masing-masing -7% dan -10,3%, sebelum kembali naik pada Oktober.

Tren Nasional Masih Melambat

Secara keseluruhan, pasar rumah sekunder nasional mengalami perlambatan. Rumah123.com mencatat bahwa sejak Juni 2025, pertumbuhan RPI nasional berada di bawah 1%, dengan rentang 0,2% hingga 0,8%.

Laporan tersebut juga menyebut bahwa pertumbuhan harga di beberapa kota besar — termasuk Depok, Semarang, Tangerang dan Denpasar — meski tetap positif, cenderung lebih lambat dibandingkan tahun 2023–2024.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru