Loading
Ruang tamu yang nyaman (Net)
JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Menjelang akhir pekan ini, boleh juga mengundang sahabat, rekan, family, atau relasi bisnis, bertandang ke rumah. Namun supaya obrolan makin hangat dan menyenangkan, kondisi ruangan juga perlu ditata. Tidak perlu repot-repot menambah dekorasi ruang. Cukup mengoptimalkan perangkat yang ada, sembari menyiapkan cemilan sebagai teman ngobrol.Menjelang akhir pekan ini, boleh juga mengundang sahabat, rekan, family, atau relasi bisnis, bertandang ke rumah. Namun supaya obrolan makin hangat dan menyenangkan, kondisi ruangan juga perlu ditata. Tidak perlu repot-repot menambah dekorasi ruang. Cukup mengoptimalkan perangkat yang ada, sembari menyiapkan cemilan sebagai teman ngobrol.
1. Suasana bersahabat saat memasuki rumah
Kata orang, kehangatan inividu dapat terlihat dari bagaimana ia mengatur tempat tinggalnya. Kesan pertama memang sangat mempengaruhi suasana tamu yang baru datang. Dengan mendesain pintu yang diberikan berbagai hiasan, teras yang bersih, ataupun hall yang cerah, tamu pun akan merasa senang. Mereka akan merasa disambut dengan ramah oleh penghuninya. Meletakkan tanaman di dekat pintu pun juga menjadi salah satu cara membuat ruangan lebih fresh.
2. Keindahan dekorasi yang memikat
Ruangan yang rapi, nyaman, juga perlu dibubuhi sentuhan apik lewat dekorasi cantik. Ketika masuk ke dalam ruang tamu, tentunya mata tamu akan tertuju pada satu area di dalam ruang. Seperti halnya pertama kali membuka pintu, tamu akan melihat penghuni dan juga background di belakangnya. Jika itu adalah dinding yang sejajar dengan bukaan pintu, maka pemberian warna ataupun lukisan di area tersebut akan menambga nilai plus di ruang tamu.
3. Setting furniture dengan tepat dalam ruangan
Penataan ruang dengan menenmpatkan furniture, turut mempengaruhi kenyamanan selama obrolan berjalan. Misalnya, ketika akan duduk tentunya tamu perlu merasakan alur yang nyaman sehingga mudah menempati kursi tamu ataupun ke area lainnya. Seperti halnya jarak antar kursi dengan mejanya sehingga tamu tidak terasa sumpek dan tetap nyaman ketika berada di dalam ruangan.
4. Pemilihan furniture di ruang tamu
Sofa yang lembut, meja dengan ketinggian tertentu, hal-hal tersebut tentunya akan mempengaruhi kenyamanan tamu. Seandainya kursi yang digunakan di ruangan tersebut adalah kursi kayu tanpa bantalan tentunya tamu akan merasa pegal karena teksturnya yang keras. Ataupun pemilihan kursi tanpa sandaran juga akan mengurangi kenyamanan tamu. Begitu pula meja yang berada di ruangan ini tentu akan berbeda dengan meja yang berada di ruang makan. Sesuaikan juga ukuran furniture dengan ukuran ruang tamu.
5. Aroma di dalam ruangan
Salah satu hal yang tidak tampak tapi cukup mempengaruhi kenyamanan adalah aroma. Aroma atau bau yang tidak sedap akan membuat tamu tidak betah dan ingin cepat pulang. Maka dari itu lengkapi ruang tamu dengan pewangi ruangan. Jika ingin aroma yang lebih alami dan juga segar, letakkan tanaman beraroma wangi di dalam ruangan seperti pada vas bunga atau pot tanaman di sudut ruangan.
6. Sirkulasi dari ruang tamu ke ruang lainnya jelas
Tidak sedikit tamu yang berkunjung akan menumpang ke toilet di rumah ataupun ke area lain dalam rumah yang masih bersifat publik. Sirkulasi dari ruang tamu ke ruangan publik tersebut tentunya harus jelas tanpa ada barang-barang melintang yang menghalangi di dalam ruangannya.
7.Pencahayaan di dalam ruangan
Ruang tamu identik dengan ruang yang dilingkupi jendela ataupun cukup terbuka di berbagai sisinya. Pencahayaan alami pun juga akan mudah masuk ke dalam ruangan sehingga memberikan tampilan yang lebih cerah. Adapun selain pencahayaan alami, lampu di dalam ruangan ini juga perlu diperhatikan. Berikan lampu yang terang dan juga memberikan kenyamanan untuk orang yang berada di dalamnya. Tidak terlalu terang namun juga tidak terlalu redup sehingga mata tidak terasa silau di dalam ruangan.