Loading
Geliat properti di Kota Pelajar. (Net)
YOGYAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Daerah Istimewa Yogyakarta, tetap menjadi kota favorit para pelajar, khususnya jejang pendidikan kesarjanan untuk menimba ilmu. Data yang dikeluarkan Biro Pusat Statistik (BPS) Tahun 2014/2015 menyebutkan bahwa di kota gudeg ini, telah terbangun 127 universitas Negeri dan Swasta, yang menampug 281.634 mahasiswa dari berbagai daerah. Belum lagi akademi-akademi lain, dengan kajian pendidikan tertentu, makin mempertegas bahwa daerah kesultanan ini masih berpredikat sebagai kota pelajar.
Namun yang paling berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan jumlah mahasiswa untuk berkuliah adalah, keberadan Keberadaan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta menjadi stimulus tersendiri terhadap perkembangan Daerah Istimewa Yogyakarta. UGM merupakan salah satu Universitas Negeri tertua di Indonesia, diikuti oleh beberapa perguruan tinggi lain di Kota Pelajar. Sebagai dampak dari meningkatnya perguruan tinggi ini, setiap tahunnya Yogyakarta didatangi puluhan ribu mahasiswa baru yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dengan latar belakang ekonomi berbeda.
Bagi mahasiswa perantau, kebutuhan utama saat akan menempuh pendidikan adalah hunian. Tak pelak, rumah kos jadi incaran. Seiring berjalannya waktu, tidak hanya rumah kos saja yang diburu melainkan juga apartemen sewa di Yogyakarta. Kondisi inipun seolah menjadi tambang emas bagi developer properti untuk membangun apartemen, yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung mahasiswa generasi milenial.
Salah satunya PT Adhi Persada Properti dengan proyek Taman Melati Yogyakarta Sinduadi. Apartemen ini menyasar mahasiswa sebagai target pasarnya. Wahyuni Sutantri, Direktur Pemasaran PT Adhi Persada Properti mengatakan, “Berkaca pada kesuksesan sebelumnya, kami kembali mengembangkan hunian bagi kalangan mahasiswa yakni Apartemen Dhika Universe Yogyakarta Sardjito,” imbuhnya. “Kami optimistis apartemen ini akan mendulang kesuksesan yang sama, sebab Yogyakarta sendiri telah menjadi salah satu tujuan utama bagi para mahasiswa baru,” ia menambahkan.
Soal harga jual unit di Apartemen Dhika Universe Yogyakarta Sardjito, Damar Yanda Pawitan selaku Project Director Dhika Universe Yogyakarta Sardjito menyebut, “Untuk kemarin harga jual perdana tipe paling kecil kami buka harga mulai Rp791 juta khusus cara bayar hard cash.” Adanya penyesuaian menjadi bukti bahwa apartemen ini merupakan investasi yang menarik.
Untuk wilayah Yogyakarta, kami prediksikan kenaikan minimum properti berada di kisaran 10-12% per tahun. Sesuai perancanaan konstruksi, kami akan melakukan serah terima pada bulan Desember 2020 kepada pembeli,” papar Damar. (Maria L. Martens)