Kamis, 05 Februari 2026

Jelang Musim Pancaroba, Siapkan ‘Rumah Sehat‘


  • Kamis, 07 Maret 2019 | 14:14
  • | Tips
 Jelang Musim Pancaroba, Siapkan ‘Rumah Sehat‘ Contoh kondisi rumah sehat (Net)

JAKARTA, ARAHPROPERTI.COM - Mengakhiri musim penghujan, umumnya transisi musim memasuki termin pancaroba. Tanda ini bisa terlihat dari berubahnya situasi alam, dari cuaca panas berubah dalam beberapa waktu dengan turunnya hujan. Beberapa kawasan di wilayah Jakarta mengalami perubahan ini. 

Kondisi ini memungkinkan perubahan lingkungan yang tidak menentu. Tak terkecuali situasi rumah. Seperti kondisi badan yang tidak menentu menjelang pancaroba, rumah pun berpengaruh. Rumah yang tidak sehat tak hanya membuat kualitas hunian menurun, tapi juga mengurangi faktor kenyamanan untuk penghuni dan mengundang hewan yang menjijikan seperti kecoa. Bahkan yang lebih buruknya lagi, dapat menyebabkan penyakit seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas). 

Untuk mensiasatinya, beberapa langkah ini bisa dipertimbangkan untuk dilakukan bersama keluarga sehingga seisi rumah tetap terjaga kesehatannya. 

1. Pencahayaan alami meminimalisir debu dan bakteri

Kebiasaan sederhana, dengan membuka jendela tiap pagi, menjadi langkah pertama menjaga kondisi rumah tetap sehat,  Karena dengan membuka jendela di pagi hari dapat mengurangi bakteri yang hidup di dalam debu. Hal ini tertuang dalam sebuah penelitian terbaru dari University of Oregon. Dalam penelitiannya, ruangan yang gelap karena tidak pernah membuka jendela, mengandung 12% bakteri. Bakteri ini lebih banyak dibandingkan ruangan yang terpapar sinar matahari yang hanya 6,8% dan yang terpapar sinar ultraviolet 6,1%.

2. Ventilasi udara jalur keluarnya polusi

Ventilasi udara berfungsi untuk menjaga keseimbangan kadar oksigen di dalam rumah anda, sehingga para penghuni nyaman untuk bernafas. Menurut Permenkes nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Permukiman, rumah harus dilengkapi dengan ventilasi minimal 10% dari luas lantai dengan menggunakan sistem ventilasi silang/cross ventilation. Ventilasi udara juga berfungsi sebagai tempat keluarnya polusi dari dalam rumah, seperti asap yang dihasilkan proses memasak.

3. Saluran pembuangan

Rumah sehat harus mempunyai saluran pembuangan air di dalamnya yan tidak tersumbat. Karena pembuangan air yang tersumbat akan menimbulkan akumulasi kuman dan menjadi sarang penyakit. Pemahaman ini bisa menjadi acuan untuk membangun atau merenovasi rumah yang sehat. Dimana rumah harus memiliki ventilasi yang cukup dan saluran pembuangan yang tidak tersumbat. 

4. Menjaga rumah agar tetap kering

Kering yang dimaksud adalah dalam artian rumah  memiliki sistem saluran air yang baik, tidak ada kebocoran maupun rembesan air. Rembesan air pada tembok maupun lantai tentunya akan dapat membuat rumah menjadi lembab. Rumah yang lembab tentunya akan mudah ditumbuhi jamur dan lumut serta akan dapat menjadi tempat berkembang biak kuman dan bakteri. Hal itu tentunya dapat memicu gangguan kesehatan. Jagalah agar lingkungan tempat tinggal selalu kering.

5. Rumah harus selalu bersih

Bersih pangkal Sehat, tentunya pepatah tersebut memang benar adanya. Agar rumah  menjadi rumah yang nyaman dan sehat, jagalah selalu kebersihan rumah. Bersihkan rumah dan kelola limbah rumah tangga secara teratur. Dengan demikian anda dan keluarga dapat terhindar dari penyakit.


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tips Terbaru